Aku tak terlalu yakin dengan judul ini. Tapi rasanya daripada memilah-milah dan memikirkan judul terlalu lama, kutulis saja apa yang sedang terlintas di kepalaku. Bukan kondisi secara fisik, bukan pula kondisi secara kesehatan fisik.
Akhir-akhir ini aku seperti kehilangan kepercayaan diri. Aku seperti kehilangan semangat, kehilangan kemauan untuk maju. Mungkin salah satunya adalah karena kata-kataku sendiri sebelumnya. Aku merasa upset (terpuruk) adalah karena kemauanku sendiri. Kehilangan apa yang pernah aku cita-citakan mungkin adalah awal dari semua ini. Meskipun sebenarnya itu bukanlah hal yang buruk pada pemikiran terakhir tentangnya. Kesimpulan tentang “cita-cita yang hilang” mungkin sudah pernah kutulis, namun dampaknya tak terlihat secara nyata dengan cepat.
Bukan salah siapa-siapa. Aku sendiri yang membuatku seperti ini. Saat ini sebenarnya aku sudah seperti bekerja di sebuah lembaga pendidikan dan keterampilan, bahkan aku diberi tanggung jawab untuk mengelola salah satu sub-nya. Tapi entahlah, aku sendiri seperti yang tertulis di paragraf kedua. Apa yang kulakukan sejauh ini hanyalah melakukan hal-hal yang menurutku menyenangkan. Sedangkan definisi menurutku menyenangkan tak pernah sama dengan orang lain. Sejauh hal-hal ini dapat membuatku senang, dibayar atau tidak, menghasilkan atau tidak, bermanfaat atau tidak, aku akan dengan senang hati melakukannya. So far, semua itu ada di dalam komputer (baca: notebookku).
Aku tak perlu memiliki alasan untuk menuliskan ini. Aku hanya perlu melakukan apapun yang ingin kulakukan. Mungkin aku tak memiliki otak yang cerdas. Kalau ada yang mengajak berdebat mungkin aku akan cepat kehabisan bahan untuk berdebat, dan langsung kalah. Usia 'hal' dalam memoriku sangat singkat. Seringkali aku kesulitan mengingat apa-apa yang baru saja terjadi, maupun yang lampau, atau ketika dipaksa untuk mengingat nama orang baik yang sudah pernah bertemu di masa lalu maupun belum.