Dalam beberapa kasus, langkah nomor 1 lupa atau terlewat, maka semua link yang ada di dalam website masih mengarah ke domain lama. Maka langkah yang dapat/perlu dilakukan adalah melakuakan backup database dalam format *.sql.
Hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu GUI & Teks, yang pertama dengan GUI kita dapat menggunakan phpMyAdmin :
Cara yang kedua dengan cara teks, yaitu melalui terminal/shell di Linux. Pada proses dengan cara ini kita tak perlu mengunduh apa-apa. Yang kita lakukan adalah login ke server, lalu buat file *.sql di sana, edit di sana, backup lagi di sana.
ssh -p 1234 user@1.2.3.4mysqldump -u user -p namadatabase > namadatabase.sqlSetelah melakukan proses backup database berupa file *.sql, selanjutnya kita perlu mengedit file tersebut dengan metode find and replace. Tapi sebelumnya, kita backup dulu file aslinya :
cp namadatabase.sql namadatabase.sql.backup1
Dalam hal ini saya menggunakan teks editor VIM, buka file tersebut dengan vim :
vim namadatabase.sql
lalu lakukan proses find and replace dengan perintah vim :
:%s/domain.lama.or.id/domainbaru.or.id/g
Jika website cukup ramai kontennya, mungkin cukup banyak baris yang diedit. Dalam kasus saya, berikut outputnya :
2019 substitutions on 1369 line
Selanjutnya, simpan dan keluar dengan mengetikkan :
:wq
Nah, pada proses ini file namadatabase.sql dapat kita kembalikan ke database kita. Bisa menggunakan phpMyAdmin, bisa juga menggunakan metode berbasis teks :
mysql -u user -p namadatabase < namadatabase.sql
Enter, ketikkan password mysql, lalu Enter lagi. Eits, pastikan nama database yang diketikkan sesuai ya… Sekian dulu catatan ini.