Motivasi Saya

Hari pertama pada malam hari (baca: malam pertama) dalam diskusi santai bersama panitia dan peserta Training Media Online untuk Warga panitia menanyakan motivasi masing-masing peserta mengikuti kegiatan tersebut. Termasuk saya salah satunya. Dan menurut mereka jawaban saya sangat datar.

Tentu saja tak ada yang salah dengan anggapan itu. Saya sendiri yang salah, karena cuma bisa menjawab dengan kalimat yang datar. Meskipun sebenarnya dalam pikiran saya ada berbagai kalimat yang mungkin dapat saya ucapkan. Namun karena saya kesulitan berhadapan dengan banyak orang, terutama mungkin karena saya bukan orang yang pandai untuk berkata-kata.

Beberapa dari peserta menjawab karena terpaksa, banyak yang lainnya menjawab dengan cara mereka masing-masing. Termasuk beberapa yang saya kira sebenarnya dapat saya gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut karena memang sesuai dengan keadaan saya. Tapi tak saya lakukan, bukan karena saya takut dianggap copas jawaban orang lain. Namun lebih karena entah kenapa justru tak keluar dari mulut saya. hahahaaha….

Ini mungkin yang seharusnya saya ucapkan saat itu, hahaha1) :

  1. Kalau tadi disebutkan terpaksa, saya sendiri antara terpaksa dan tidak terpaksa. Saya karena minat, dan rasa penasaran yang cukup2). Penasaran tentang bagaimana sebenarnya membuat konten yang baik. Baik-baik dari sudut pandang diri sendiri saya sendiri, atau paik dari segi etika dan prosedur. Saya sendiri bermain blog sejak saya pernah ke Purwokerto itu pada Juni 2008 —ini kali pertama saya membuat blog—, saya belajar membuat blog dari koran yang saya baca.
    Kembali ketika saya baru lulus SMA pada 2007, saya seolah kehilangan media untuk hobi saya —membaca—. Jadi setiap Minggu saya membaca, eh, membeli —dan juga membaca— koran Suara Merdeka. Di situ, karena ada rubrik khusus tentang komputer, ponsel, dan tanya jawab tentang keduanya. Saya belajarnya dari situ. Namun hingga saat ini, kegiatan blogging bagi saya hanyalah seolah hanya memindahkan diari yang dulu saya tulis di buku catatan kini saya tuliskan dalam media blog ini. Salah satu dari sekian banyak kekurangan saya adalah komunikasi sosial. Saya kesulitan untuk berkomunikasi sosial. Ah, ini soal lain sebenarnya yang tak dapat kutuliskan sekarang. Dan sebenarnya aku punya tulisan khusus soal ini.
  2. Kemudian, yang kedua, since reading was my hobby when i'm high school —ciee bahasane— ketika itu aku pernah terpikir juga ingin menjadi wartawan. Dan rasanya, relevan-relevan saja antara cita-cita saya dulu dengan acara ini. Antara kesempitan, eh, kesempatan, peluang, dan waktu yang memungkinkan saya untuk datang antara lain karena saya libur, ya saya datang saja ke sini bersama KyaiJagat. Terlepas dari kendala sosial saya yang sudah saya sebutkan pada poin pertama tadi.tadi.
  3. Kalau harapan dapat dikategorikan dalam motivasi, salah satunya mungkin dari saya sendiri berharap tentunya saya akan mendapatkan manfaat dari acara yang saya ikuti ini. Akan banyak ilmu yang saya dapatkan. Ah, ya, meskipun mungkin jawaban-jawaban saya ini juga mungkin masih datar dan datar-datar saja. :-P

Sekiranya itu jawab versi datar saya yang lain yang tak bisa saya sampaikan ketika dalam forum. Kalaupun saya punya jawaban lain ketika kepikiran di waktu yang lain, saya tidak yakin akan menuliskannya atau menambahkannya lagi di sini. hehehehe…..

Samsul Ma'arif 2014/02/15 22:41


1)
Tenang aja, ini bukan kalimat berita maupun apapun. Cuma sekedar tulisan. 8-)
2)
Kalau mau ditambah kata dalam juga boleh. :-D
  • aji/Motivasi.Saya
  • Terakhir diubah: 5 tahun yang lalu
  • oleh 127.0.0.1