Ini adalah dokumen versi lama!


Karya Alfiyan Harfi

Pergilah dan jangan katakan di mana kau akan tinggal
Karena aku tak akan pernah mencarimu
Jangan pernah sekalipun mencoba mengingat namaku
karena aku pun telah melupakan suaramu

Di lautan yang berbeda, kita masing-masing berlayar
dengan kapal yang digoyahkan ombak pecah.
Jangan sekalipun menyanyikan lagu cintaku
kencangkan tali biola dan patahkan lengannya.

Kini, segalanya nampak beda dari pengalamanku
Segalanya mengenakan selimut ketelanjangannya kembali:
Angin mencipta ombak, duka mencipta suara
Ketika kubawa diriku meninggalkan pulau dan tubuhku.

Itu adalah salah satu puisi karya Alfiyan Harfi dalam antologi puisi perdananya yang berjudul Untuk Yang mati dan Yang Tak Bisa Mati. Senang sekali pada akhirnya aku bisa memiliki bukunya1). Rasanya sangat berbeda, meskipun jauh sebelum buku ini terbit aku telah memiliki PDFnya, membaca buku cetaknya terasa lebih menyenangkan.

Secara umum buku tersebut menceritakan kegaiban akan kematian. Puisi ini misalnya, bait pertama mengisyaratkan tempat tinggal kita setelah pergi.


1)
meskipun masih ngutang :D
  • alfiyan-harfi/pergilah.1367224889
  • Terakhir diubah: 5 tahun yang lalu
  • (Perubahan eksternal)