Idjon Djanbi · 263 followers
4 September at 23:26 ·

KETIKA SAYA MENULIS TENTANG AHOK DAN BISNIS ETNIS TERTENTU
MEREKA MENCIBIR DAN MENGATAKAN RASIS DLL

BAGI KAMI IDJON DJANBI TEAM
RASIS YANG PALING BIADAD SEBENARNYA ADALAH MELAKUKAN KECURANGAN DAN PEMISKINAN RAKYAT, SEPERTI DIBAWAH INI :

Saya rasa yang berkomentar dan menolak pasti Orang PDIP, Anda akan sangat Malu dengan Komentar saya dibawah ini, karena kalian mengaku pencinta dan pengikut Bung Karno tapi mengabaikan Warisan Bung Karno…

1. Posting saya di atas tidak ada satupun yang Rasis, Saya tidak menguhina agama dan Suku manapun, karena kenyataannya seperti itu, sekarang kita periksa, Yang Punya Mall Cililitan, Cempaka Putih, Pondok Indah, Kelapa Gading siapa pemiliknya ?

2. Warga Jakarta selalu mengeluh Banjir, mengapa, karena daerah Resapan airnya sudah ditutupi Beton, bahkan lebih Parah lagi Jalan Tol yang menuju ke Bandara Soeta Banjir, jika anda perhatikan disana ada Muara Kapuk, milik siapa ?

3. tentu kita bertanya dan Pantas jika kita Iri, begitu mudah mereka mendapatkan Dana, Lahan dan sertifikat, sedangkan yang kurang Mampu digusur gusur, tapi bangunan Beton yang mematikan usaha masyarakat kecil tidak di ungkit ungkit.

4. Hampir seluruh permasalahan di Indonesia muncul, dan Paling Krusial adalah Masalah Agraria, saya tidak usah menjelaskan siapa biang keroknya, bahkan ada tanah yang memiliki sertifikat Ganda. dan ahli waris yang sebenarnya tergusur dan diusir. Seperti Kuningan, disana ada Lahan Kosong dengan Harga sekian Ratus Milyar, tapi pemiliknya tidak berani menjual kepada orang lain, karena taruhannya Nyawa, harus dijual ke siapa ? SILAHKAN ANDA JAWAB dan saya yakin anda sudah tahu siapa Orangnya.

5. Pengusaha pengusaha ini sangat Rakus, semuanya di bendung, bila perlu Rawapun di keruk, Jika anda ke Jalan Baru Bogor, pas di pertigaan yang menuju ke Jasmin, Tebing aja di Kapling. itu hanya kecil, tapi pemilikan tanah VEBE, ada nggak yang penguasaannya ke masyarakat, semuanya di kuasai oleh Kapitalis..

6. Peredaran Ekonomi di Indonesia 70 % ada di Jakarta, hebat kan, apa sih hasil alam Jakarta ? Jakarta hanya Kota USAHA JASA, semuanya Jasa, mengapa mereka bisa menguasai Ekonomi ? Uang-uang yang beredar di atas ini harus di turunkan agar tidak dikuasai ileh kelompok tertentu.

7. Membuka Usaha, Rakyat pemilik modal kecil jangan bermimpi bisa memiliki Usaha Besar, mengapa ? karena orang-orang itu menguasai perbankan, konkalikong dengan Pihak Bank. mereka dengan m,udah mendapatkan kredit Ratusan Milyar dari Bank, sedangkan Masyarakat kecil tidak, semua usaha orang-orang itu pasti dilengkapi fasilitasnya, mulai dari Jalan, akses termasuk Busway seluruhnya melintasi jalur usaha mereka. sedangkan Pasar Tradisional tidak pernah di urus, jika perlu dibuat kumuh agar mudah digusur. Contoh : PERTIGAAN YANG MENUJU KE KELAPA DUA, didepannya ada MALL, tapi jika dilihat lurus ke depan ada Pasar Tradisional. Usaha mematikan usaha masyarakat kecil ini tidak berhenti sampai di situ, dengan alasan Pura-pura bersaing, ALFA MART DAN INDOMART selalu berdampingan, dan lebih kurang ajarnya mereka membangunya di dekat Pasar Tradisional.

8. Kasus kebakaran pemukiman Kumuh di Jakarta hampir setiap Minggu, apakah benar itu akibat Hubungan Arus Pendek ? saya lebih melihatnya sebagai upaya pengusiran secara Halus.Sudah tahu Kumuh dengan 70% penguasaan Ekonomi ini apa yang tidak bisa diperbaiki.

9. Ketika mereka dengan Mudah mengambil Kredit di Bank, ketika Macet mereka dengan seenaknya kabur keluar negeri dan lebih Bidab lagi, sudah Buron, istrinya mengajukan PK Kemudian di putuskan Bebas, Logika mana yang di Pakai. sedangkan pemilik Modal terbesar di Bank adalah Tabungan seluruh Rakyat Indonesia, dengan seenaknya mereka mainkan.

10. PDAM, 15 Perusahaan Air Minum di Jakarta, milik siapa ? jika didaerah lain kekurangan air, tapi mereka bisa menjual air. Ada satu lagi nih yang ketinggalan ; Anda Lihat Penyeberangan Merak Bakaheuni ? mengapa Macet ? karena petugas ASDP nya tidak mau menjemput Bola ke dermaga diseberangnya. apakah itui saja ? tentu Tidak, Tapi jika anda Lihat disebelah Pelabuhan Bakaheuni, disitu ada Lahan Kosong milik Orang-orang itu… kemacetan itu sengaja dibiarkan, karena di Lahan Kosong itu dengan terpaksa, walaupun milik Perhutani, juga akan di bangun Pelabuhan Baru dan Peti Kemas, CARA YANG SANGAT BAGUS, AWALNYA PINJAM LAHAN SETELAH SEKIAN TAHUN AKAN MENJADI PEMILIK LAHAN, SELALU SEPERTI ITU

11. Pertanyaannya adalah mengapa mereka harus tersinggung jika saya menulis kenyataannya demikian ? sementara kecurangan yang dilakukan oleh mereka apakah saya harus diam ? kita gunakan akal, jangan hanya mengatakan oooooo… kita dibuat seperti kerbau yang dicucuk Hidungnya. Mereka melakukan demikian karena mereka Takut, UU, Dipoles sedemikian Rupa agar mereka tidak bisa disaingi. Ketika Ustadz Yusuf Mansyur mengumpulkan Dana Uamt dan membangun beberpa Fasilitas, SEMUA KAPITAL;IS SANGAT KETAKUTAN DAN DAHLAN ISKAN MEMANGGIL BELIAU DAN MENJELASKAN TENTANG UU Ekonominya serta Dana Hibah… Hal ini sangat menarik buat saya, kemudian saya bertanya dalam hati, mengapa orang-orang ini ketakutan setengah Mati ? setelah saya cek ternyata benar, SISTEM BANK RAKYAT YANG DIGUNAKAN.

Cara seperti ini pernah di pakai oleh Bung Karno, ketika Angkatan Bersenjata kita tidak memiliki dana untuk membeli Alutsista, Dengan Kepintarannya Bung Karno mengeluarkan Surat Berharga kemudian di Jual kepada Rakyat, dengan demikian Rakyat membangun sendiri Ekonominya termasuk Perangkat pertahannya. dan iNDONESIA MEMILIKI ANGKATAN UDARA TERKUIAT DI ASIA TENGGARA.

Banyangkan jika Rakyat Indonesia ditiap kecamatan dan Kabupaten mengumpulkan Dana, APA YANG TIDAK BISA MEREKA BANGUN, SELURUH ASET AKAN MENJADI MILIK MEREKA, KEUNTUNGAN UNTUK MEREKA, SEMUANYA MEREKA NIKMATI SENDIRI, DENGAN DEMIKIAN MEREKA BISA MENARIK UANG PEMODAL YANG BEREDAR DI ATAS…. Apa bedanya dengan Mall milik orang-orang itu, jika semua jalur Busway hanya melintas di daerah usaha mereka, bagaimana dengan Usaha Masyarakat kecil.

Mari kita Gunakan Akal sehat, belajar dari Bung Karno yang Arif. Yang menjajah Indonesia bukanlah Kerajaan Belanda, tapi [PENGUSAHA BELANDA YANG BERNAMA VOC

Bagi yang berkomentar tentang Sapta Marga dll, Maaf Pak, Sapta Marga itu bukan Undang Undang Ekonomi dan Perdagangan ta[pi DOKTRIN, jadi harus dibedakan

UUD 45 jelas mengamanatkan “MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA” rakyat ini Sudah Sudah jangan lagi di tipu sana sini dengan alasan Rasis dalain sebagainya, sungguh naif, PENGUASAAN EKONOMI SEPIHAK DIKATAKAN RASIS….

Diambil dari : https://www.facebook.com/barrabravas.parako/posts/158835904312397

  • kliping/Rasis.Naif
  • Terakhir diubah: 5 tahun yang lalu
  • oleh 127.0.0.1